Wilson Lalengke Guncang New York: Suara Kemanusiaan Indonesia Siap Menggema di PBB

banner 468x60

ICJN, New York City — Langit Manhattan sore itu seolah menyambut langkah seorang putra bangsa yang datang membawa pesan nurani dunia. Setelah menempuh perjalanan udara selama 23 jam dengan Etihad Airways, Wilson Lalengke, tokoh pers dan aktivis kemanusiaan Indonesia, akhirnya mendarat di New York City pukul 16.00 waktu setempat, Senin, 6 Oktober 2025.

BACA JUGA :  Komaruddin Hidayat Golongan Profesor Bodrex Pengangguran, Makanya Cari Kerja di Dewan Pers

Kedatangannya bukan sekadar agenda diplomatik, melainkan misi moral — sebuah panggilan hati untuk mengguncang kebisuan dunia di hadapan Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), forum yang membahas isu-isu global: dekolonisasi, hak asasi manusia, dan perdamaian dunia.

banner 300250

Dari ruang megah di Markas Besar PBB, Wilson akan berbicara — bukan atas nama kekuasaan, tapi atas nama kemanusiaan. Ia membawa jerit sunyi korban ketidakadilan, membawa air mata bangsa-bangsa tertindas yang selama ini dibungkam oleh kepentingan politik global.

BACA JUGA :  Pesta Literasi Indonesia 2025, Perluas Akses Literasi Melalui 3.270 Buku Terjemahan Cerita Anak

> “Dunia boleh diam, tapi kita tidak. Keadilan tidak boleh ditukar dengan diplomasi,”
— Wilson Lalengke.

Komentar