Klinik Pratama Armelia di Rutan Mentok Berstandar Nasional

banner 468x60

Akreditasi tersebut menjadi bukti bahwa manajemen klinik, fasilitas medis, jaminan mutu dan kompetensi tenaga kesehatan di Rutan Muntok telah memenuhi Standar Nasional dari Kementerian Kesehatan.

Ia juga mengatakan pencapaian tersebut tak lepas dari dukungan masyarakat, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor wilayah Kepulauan Babel, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Muntok.

“Ini bukan sekadar pengakuan formal, melainkan bukti bahwa standar mutu dan keselamatan pasien telah terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Sapi’i Rangkuti, menyatakan bahwa Klinik Rutan Muntok menjadi klinik pertama di lingkungan Lapas dan Rutan di wilayah Babel yang berhasil meraih predikat akreditasi.

BACA JUGA :  Terkait Judi Culi, Kapolsek Jebus Diduga Abaikan Perintah Kapolres Bangka Barat, dan Berikan Informasi Fiktif

Ia menjelaskan, klinik ini menjadi solusi untuk mengurangi beban puskesmas di wilayah Muntok. Mengingat hanya ada satu puskesmas yang menampung para peserta BPJS yang jumlahnya sangat banyak.

“Kami sebenarnya sudah lama membina seluruh klinik pratama agar segera terakreditasi. Di Rutan Muntok sendiri, hanya dalam tiga bulan masa jabatan Pak Firly sebagai Karutan, beliau sudah berhasil membawa klinik ini meraih akreditasi,” ujar Rangkuti.

Warta Terkait

Warta Lainnya

Komentar